Real Madrid Pertahankan Trofi Liga Champions

Real Madrid sukses mencatatkan dirinya sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions di musim berikutnya. Setelah sebelumnya, di musim 2015/16 tim berjuluk Los Blancos itu berhasil mengalahkan sang rival sekota, Atletico Madrid di partai puncak.

Real Madrid

Real Madrid juara Liga Champions 2016/17

Madrid secara perkasa berhasil menaklukkan perlawanan raksasa Serie A Italia, Juventus dengan skor yang cukup telak, 4-1. Padahal, Juve selama turnamen UCL berlangsung hanya kebobolan tiga gol. Namun, hanya dalam kurung waktu semalem lini pertahanan Bianconeri porak-poranda.

Kemenangan Los Galacticos atas Si Nyonya Tua di partai final yang berlangsung di The National Stadium of Wales, Cardiff pada awal pekan bulan April itu. Tidak hanya mengunci gelar juara untuk ke 12 kalinya. Tetapi juga mencatatkan sejarah baru di UCL, dengan tampil sebagai tim pertama yang berhasil mencatatkan back to back.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Juventus berhasil mendominasi jalannya pertandingan di menit-menit awal laga. Pada menit keempat, tim arahan Massimiliano Allegri itu hampir saja unggul terlebih dahulu. Namun, sepakan Gonzalo Higuain dari luar kotak penalti masih dapat diantisipasi dengan baik oleh Keylor Navas.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo saat mencetak gol di babak pertama

Tiga menit berselang, giliran Miralem Pjanic yang mengancam gawang lawan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, Navas kembali dapat mengamankan bola tersebut.

Meskipun sempat mendominasi jalannya pertandingan. Namun justru gawang Juve yang harus kebobolan terlebih dahulu di menit ke 20. Adalah sang mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang berhasil menyarangkan bola ke gawang Gianluigi Buffon.

Berawal dari skema serangan balik, Dani Carvajal mendapatkan ruang yang baik di sisi kiri lini pertahanan Juve. Bek Internasional Spanyol itu langsung mengirimkan umpan datar ke Ronaldo yang berada di depan kotak penalti.

Pemain peraih empat penghargaan Ballon d’Or itu langsung menyambar umpan tersebut yang sedikit mengenai kaki Bonucci. Sehingga membuat arah bola membelok ke sisi kanan gawang, yang tidak mampu dijangkau oleh Buffon.

Tertinggal satu gol, membuat Bianconeri mencoba untuk menyamakan kedudukan. Setelah beberapa upaya berhasil di blok lini pertahanan Madrid. Akhirnya, upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-27.

Berawal dari umpan panjang Bonucci yang dengan baik di kontrol oleh Alex Sandro di sisi kiri pertahanan Madrid. Kemudian, pemain berkebangsaan Brasil itu mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti.

Gonzalo Higuain yang berdiri di area kotak penalti berhasil mengontrol bola dan langsung memberikan umpan ke Mario Mandzukic yang berada di sebelahnya. Striker Internasional Kroasia itu lantas mengontrol bola dadanya, sebelum melepaskan tendangan salto yang tidak mampu dijangkau Navas.

Setelah skor imbang 1-1. Kedua tim sama-sama saling melancarkan serangan demi serangan. Namun hingga babak pertama berakhir, skor imbang tersebut tetap bertahan.

Livescore babak kedua

Memasuki babak kedua, giliran Los Blancos yang berinisiatif untuk mengempur lini pertahanan Juventus lebih dulu. Terus menggempur, Real Madrid akhirnya kembali unggul di menit ke 61.

Real Madrid

Para skuat Real Madrid merayakan gol keempat yang dicetak oleh Marco Asensio

Casemiro berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Setelah tendangan first time-nya dari jarak sekitar 30 meter berhasil membobol gawang Buffon. Bola tersebut sempat mengenai Sami Khedira yang membuat arah bola sedikit berbelok.

Hanya berselang tiga menit saja, Madrid mampu menambah defisit gol menjadi 3-1. Ronaldo lagi-lagi menjadi momok bagi Chiellini cs di lini pertahanan, setelah dirinya kembali mencetak gol.

Jelang laga berakhir, Real Madrid memastikan gelar juara Liga Champions ke 12-nya, setelah pemain pengganti Marco Asensio melengkapi kemenangan Los Merengues menjadi 4-1.

Comments are closed.